Sabtu, 20 November 2010

Sia-sialah Pemberitaan Kami dan Sia-sialah Juga Kepercayaan Kamu

Sia-sialah Pemberitaan Kami dan Sia-sialah Juga Kepercayaan Kamu

Perdebatan dari zaman Nabi hingga sekarang tidak akan pernah berakhir, nyatanya ketuhanan yesus yang mendapat tempat paling krusial di iman Kristen tetap menjadi perdebatan, tidak hanya itu, pembunuhan manusia suci seperti yesus dari nazaret ini pun menjadi perdebatan sengit, sang yahudi munafik tidak bisa menerima yesus sebagai seorang juru selamat, nabi dan utusan Allah karena hati mereka tertutup, tertutup oleh kedunguan dan kepandirannya.
Dengan mulut busuk mereka, yahudi mengatakan suatu perkara yang sangat jahil, kejam , dan biadab, sungguh keji  tuduhan yang dilontarkan oleh yahudi ini, sewaktu yesus sedang berdialog masalah keturunan dengan orang2x yahudi, para yahudi munafik ini menyerang yesus dengan tuduhan yang sangat biadab :
“Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah.” [Yohanes 8:41]
Betapa keji dan biadabnya yahudi menfitnah yesus sang nabi dan utusan Allah itu dengan mengatakan bahwa yesus adalah anak dari hasil zinah. Ibu yesus adalah wanita yang sangat benar, suci dan tidak mungkin melakukan perbuatan mungkar ini, tetapi apa peduli yahudi ? tidak ada, yahudi tidak peduli dengan risalah yesus, yahudi tidak bisa menerima kebenaran.
Al-Qur’an mengatakan dengan sangat gamblang mengenai yesus ini :
مَّا ٱلۡمَسِيحُ ٱبۡنُ مَرۡيَمَ إِلَّا رَسُولٌ۬ قَدۡ خَلَتۡ مِن قَبۡلِهِ ٱلرُّسُلُ وَأُمُّهُ ۥ صِدِّيقَةٌ۬‌ۖ ڪَانَا يَأۡڪُلَانِ ٱلطَّعَامَ‌ۗ ٱنظُرۡ ڪَيۡفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ ٱلۡأَيَـٰتِ ثُمَّ ٱنظُرۡ أَنَّىٰ يُؤۡفَكُونَ (٧٥)
Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). [QS. 5:75]
Islam tidak seperti yahudi, islam mengakui bahwa mukjizat yesus adalah benar, risalahnya benar, dan kerasulannya adalah benar. Allah telah melebihkan yesus dari nabi yang lainya, yesus lahir tanpa ayah, tanpa hubungan suami istri, ini semua karena kuasa dari Allah. Allah memberikan ini semua adalah sebagai ujian bagi bani Israel, dan sebagai tanda kebesaran Allah bagi mereka. Tetapi apa yang yahudi munafik itu lakukan terhadap yesus ? Mereka mendustakannya. Menuduhnya sebagai nabi palsu dan ingin membunuhnya. Namun Allah tidak akan membiarkan kekasihnya di aniaya oleh orang2x bebal, Allah menyelamatkan Yesus.
Sewaktu orang yahudi ingin suatu tanda [mukjizat] dari yesus, yesus mengatakan Tidak ada tanda baut yahudi, kecuali tanda dari Nabi Yunus ;
Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: “Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu.” Tetapi jawab-Nya kepada mereka: “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. [Matius 12:38-40]
Kisah Nabi Yunus :
Pertanyaan untuk yahudi dan kristen, apakah Nabi Yunus waktu dimakan ikan paus, didalam perut ikan paus, dan waktu dimuntahkan ikan paus dalam keadaan hidup atau mati ? Jelas dalam keadaan Hidup. Maka dari itu Yesus pun waktu di salibkan oleh orang2x biadab beliau tidaklah mati! Alias Hidup! Jika yesus hidup maka tidak ada kebangkitan, jika tidak ada kebangkitan maka tidak ada penebusan dosa bagi Kristen, dan sia – sialah kepercayaan Kristen.
Tetapi andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu. [I Korintus15:14]
Tetapi jika yesus mati, maka tanda nabi yunus itu tidaklah berarti, yesus mengingkari sabdanya sendiri. Apakah anda percaya yesus mengingkari sabdanya sendiri ? jelas Tidak! Maka konklusinya Yesus Tidak Mati!
Al-Qur’an dengan gamblang menyatakan tentang penyaliban yesus ini :
وَقَوۡلِهِمۡ إِنَّا قَتَلۡنَا ٱلۡمَسِيحَ عِيسَى ٱبۡنَ مَرۡيَمَ رَسُولَ ٱللَّهِ وَمَا قَتَلُوهُ وَمَا صَلَبُوهُ وَلَـٰكِن شُبِّهَ لَهُمۡ‌ۚ وَإِنَّ ٱلَّذِينَ ٱخۡتَلَفُواْ فِيهِ لَفِى شَكٍّ۬ مِّنۡهُ‌ۚ مَا لَهُم بِهِۦ مِنۡ عِلۡمٍ إِلَّا ٱتِّبَاعَ ٱلظَّنِّ‌ۚ وَمَا قَتَلُوهُ يَقِينَۢا (١٥٧)
dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.[QS.4:157]
Jika yahudi munafik tidak puas dengan tuduhan mereka, bahwa maria hamil dari Rohul Kudus, maka konklusi mereka yesus adalah anak haram. Sedangkan Kristen, apa yang dilakukan Kristen ? jika yesus tidak mempunyai ayah, maka ayahnya adalah Tuhan?
Lihat surat-surat Paulus ini :
Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9)
Al-Qur’an dengan gamblang menjawab tuduhan Kristen ini :
إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ ٱللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَ‌ۖ خَلَقَهُ ۥ مِن تُرَابٍ۬ ثُمَّ قَالَ لَهُ ۥ كُن فَيَكُونُ (٥٩)
Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia.[QS. 3:59]
Jika paulus mengtakan bahwa yesus adalah Tuhan, maka Al-Qur’an mengatakan yesus adalah sama seperti para nabi yang lainya, penciptaan yesus yang tanpa ayah tidak membuat beliau menjadi tuhan, karena apa ? Yesus mengakui dirinya nabi :
قَالَ إِنِّى عَبۡدُ ٱللَّهِ ءَاتَٮٰنِىَ ٱلۡكِتَـٰبَ وَجَعَلَنِى نَبِيًّ۬ا (٣٠)
Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,[QS.19:30]
Maka jika sudah dimikian, siapa yang berdusta ? Al-Qur’an atau Paulus ? Mari kita lihat bagaimana yesus menjelaskan, bagaimana yesus mengakui dirinya, bahwa beliau adalah seorang nabi, seorang utusan Allah, tidak lebih dari itu.
Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” (Yohanes 11:42)
Aku (Yesus) berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya….Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku. (Yohanes 13:16,20)
Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus) telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. (Yohanes 14:28)
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)
Semua ayat2x yang saya kutip diatas, dengan gamblang menunjukkan bahwa yesus tidaklah sama dengan Bapa, yesus lebih kecil dari Bapa, yesus adalah seorang utusan, dan yesus sendiri mengakui bahwa hanya ada satu Allah yang benar, dan yesus adalah utusannya.
Lebih lanjut yesus berkata :
“Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”[ Matius 7:24 -27]
Yesus mengibaratkan bahwa siapa saja yang mendengar dan melakukan perkataanya, maka orang itu akan memperoleh hidup yang kekal, dan tidak akan celaka selama-lamanya, apakah perkataan yesus itu ?
Jawab Yesus:“Hukum terutamaialah: Dengar, hai orang israel,tuhan Allah kita,Tuhan itu esa.[ Markus 12:29]
Yesus mengatakan bahwa Tuhan Allah Kita, Tuhan ku dan Tuhanmu! Yesus itu mempunyai tuhan, lalu kenapa orang2x Kristen menyembah yesus ? padahal yesus sendiri mengatakan Engkau [Allah] satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal yesus kristus yang Engkau utus, lalu yesus menegaskan bahwa Allah kita, Tuhan itu Esa!
Hai orang2x Kristen dan Yahudi, siapa yang tidak mengdengarkan perkataan yesus dan tidak melakukakanya maka kalian semua tidak akan mendapatkan kerajaan sorga!
Jika anda semua, yahudi dan Kristen ingin melakukan apa yang yesus perintahkan maka masuklah kedalah agama islam ini, agama para nabi, Allah berfirman :
قُلۡ يَـٰٓأَهۡلَ ٱلۡكِتَـٰبِ تَعَالَوۡاْ إِلَىٰ ڪَلِمَةٍ۬ سَوَآءِۭ بَيۡنَنَا وَبَيۡنَكُمۡ أَلَّا نَعۡبُدَ إِلَّا ٱللَّهَ وَلَا نُشۡرِكَ بِهِۦ شَيۡـًٔ۬ا وَلَا يَتَّخِذَ بَعۡضُنَا بَعۡضًا أَرۡبَابً۬ا مِّن دُونِ ٱللَّهِ‌ۚ فَإِن تَوَلَّوۡاْ فَقُولُواْ ٱشۡهَدُواْ بِأَنَّا مُسۡلِمُونَ (٦٤)
Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.” Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).”[QS.3:64]
Yesus sendiri mengatakan, jika kehidupan keagamaan kita tidak lebih benar daripada ahli taurat dan orang2x farisi, maka kita tidak akan masuk dalam kerajaan sorga :
Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. [Matius 5:20]
Bagaimana anda bisa lebih benar dari ahli taurat dan orang farisi sedangkan anda tidak mematuhi hokum dan tidak menjalankannya ?

0 komentar:

Posting Komentar